Tidak semestinya kesibukan seorang suami membuat ia lalai akan tugasnya
dalam mendidik istri dan anak-anaknya. Setidaknya kita bisa meluangkan
waktu sehari dalam seminggu untuk mengajarkan kepada istri dan anak-anak
kita tentang agama. Ada banyak cara untuk mengajarkan kepada mereka
pelajaran tentang agama, kita bisa juga mengadakan majelis ilmu di dalam
rumah. Di sinilah kita menjadikan rumah kita sebagai madrasah tempat
menimba ilmu. Penanaman nilai-nilai islam sejak dini pada anak-anak kita
akan memberi anak pedoman hidup yang sangat kuat. Islam akan menjadi
keyakinan hidup, jalan hidup sekaligus menjadi kendali perilaku bagi si
anak. Ajarkan keteladanan kepada anak kita karena keteladanan merupakan
madrasah hidup yang bisa memberi pengaruh yang kuat pada jiwa si anak.
Disamping itu belikan juga anak-anak dan istri kita buku-buku tentang
keagamaan. Membuat rumah menjadi perpustakaan agama merupakan cara yang
sangat mulia, di sini istri dan anak-anak kita bisa belajar tentang
agama sebanyak mungkin sehingga rumah kita akan menjadi madrasah bagi
keluarga kita.
“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu
dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya
malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah
terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan
apa yang diperintahkan.” (at-Tahriim:6)
Problema kejiwaan pada orang dewasa merupakan dampak negatif dari
perlakuan yang dialaminya ketika masih kanak-kanak. Perkembangan jiwa
anak sangat dipengaruhi oleh pendidikan dini sang anak, untuk itulah
peran seorang istri sangat dibutuhkan untuk memberikan perhatian penuh
kepada anak-anak kita dan mengajarkan kepada mereka perilaku yang baik
sesuai dengan ajaran dalam agama islam. Seorang istri adalah pendidik
bagi anak-anak kita di rumah. Untuk itu sudah menjadi kewajiban suami
untuk mengajarkan istri tentang pelajaran agama.
Dalam ajaran islam, wanita diberi rukhsah (keringanan) untuk tidak
dibebani kewajiban mencari nafkah karena seorang wanita
sekurang-kurangnya mempunyai empat keistimewaan yang tidak mungkin dapat
digantikan oleh kaum pria, diantaranya: menstruasi, hamil, melahirkan
dan menyusui. Dengan adanya keringanan ini, memberikan peluang kepada
kaum wanita untuk mengurus suami dan mendidik anak-anaknya.
Alangkah tentramnya sebuah keluarga jika semua itu dapat diwujudkan oleh seorang suami.
SUMBER
Tidak ada komentar:
Posting Komentar